Detail Jurusan

Kompetensi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving SMKN 1 Kayuagung merupakan bidang pendidikan vokasi yang mempersiapkan peserta didik memiliki kompetensi dalam memberikan layanan penunjang keperawatan dasar, pendampingan, perawatan dasar, dan caregiving kepada individu yang membutuhkan bantuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dalam rangka memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja, SMKN 1 Kayuagung bekerja sama dengan Asosiasi Senior Living Indonesia melalui Senior Living Class.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan dengan perkembangan layanan senior living, caregiving, pelayanan lansia, dan kebutuhan tenaga pendamping profesional, dengan tetap mengutamakan etika, keselamatan, empati, dan martabat manusia.
Senior Living Class merupakan program kelas industri yang mengintegrasikan pembelajaran sekolah dengan wawasan, kebutuhan, dan praktik pada sektor senior living dan caregiving.
Melalui program ini, peserta didik diperkenalkan pada karakteristik pelayanan terhadap lanjut usia serta individu yang membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari.
Pembelajaran diarahkan untuk membangun kemampuan peserta didik dalam memberikan pendampingan secara aman, manusiawi, profesional, komunikatif, dan berorientasi pada kualitas hidup penerima layanan.
Peserta didik tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang memiliki empati, kesabaran, kepedulian, integritas, tanggung jawab, dan kemampuan berkomunikasi dengan baik.
Peserta didik dibekali berbagai kompetensi, antara lain:
Seluruh kompetensi dilaksanakan sesuai standar, prosedur, batas kewenangan, dan supervisi yang berlaku.
Senior Living Class memberikan wawasan kepada peserta didik mengenai konsep pelayanan lansia yang tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga pada kualitas hidup, kemandirian, kenyamanan, keamanan, interaksi sosial, dan kesejahteraan penerima layanan.
Peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa seorang caregiver bukan sekadar membantu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi pendamping yang mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bermartabat, dan mendukung kemandirian lansia.
Kemampuan komunikasi merupakan kompetensi penting dalam caregiving.
Peserta didik dilatih untuk:
Nilai utama yang dikembangkan adalah:
Peduli • Empati • Sabar • Hormat • Ramah • Tulus • Bertanggung Jawab • Profesional
Layanan caregiving memiliki risiko tertentu sehingga peserta didik dibiasakan menerapkan prinsip keselamatan dalam setiap aktivitas.
Pembelajaran mencakup:
Keselamatan menjadi prioritas dalam setiap proses pelayanan.
Kerja sama dengan Asosiasi Senior Living Indonesia memperkuat pembelajaran agar peserta didik memperoleh wawasan mengenai kebutuhan nyata industri senior living dan caregiving.
Pembelajaran dapat dikembangkan melalui:
Peserta didik memperoleh kesempatan untuk menghubungkan teori dengan pengalaman praktik secara langsung.
Senior Living Class membentuk peserta didik agar memiliki budaya kerja yang sesuai dengan karakter pelayanan profesional.
Budaya yang dikembangkan meliputi:
Disiplin • Integritas • Empati • Kesabaran • Ketelitian • Tanggung Jawab • Kerja Sama • Komunikasi • Kerahasiaan • Pelayanan Prima • K3 • Etika Profesi
Peserta didik juga dibiasakan menerapkan 5R/5S, SOP, keselamatan kerja, dokumentasi pelayanan, dan standar perilaku profesional.
Perkembangan layanan senior living dan caregiving juga semakin memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, peserta didik dikenalkan pada penggunaan teknologi sebagai pendukung pelayanan, antara lain:
Teknologi ditempatkan sebagai alat pendukung pelayanan, sementara aspek kemanusiaan, empati, dan interaksi langsung tetap menjadi inti caregiving.
SMKN 1 Kayuagung mendorong penguatan sertifikasi kompetensi bagi peserta didik sebagai bagian dari kesiapan memasuki dunia kerja.
Kompetensi dapat diarahkan pada bidang:
Penguatan LSP P1 SMKN 1 Kayuagung menjadi salah satu bagian dari ekosistem pengembangan dan pengakuan kompetensi peserta didik sesuai skema yang tersedia.
Melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL), peserta didik memperoleh pengalaman bekerja dalam lingkungan pelayanan yang relevan.
Peserta didik belajar:
PKL menjadi pengalaman penting untuk membangun kesiapan kerja, karakter, dan kepercayaan diri peserta didik.
Lulusan Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving memiliki peluang berkarier pada berbagai bidang, antara lain:
Lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi pada bidang keperawatan, kebidanan, kesehatan, pekerjaan sosial, caregiving, kesehatan masyarakat, dan bidang terkait lainnya.
Selain peluang kerja di dalam negeri, kompetensi caregiving juga dapat menjadi bekal untuk mengikuti program kebekerjaan internasional sesuai persyaratan, kompetensi, bahasa, sertifikasi, dan ketentuan negara tujuan.
Senior Living Class merupakan salah satu bentuk nyata komitmen SMKN 1 Kayuagung dalam memperkuat link and match pendidikan vokasi dengan dunia kerja.
Ekosistem pembelajaran dikembangkan melalui:
Pembelajaran di Sekolah
↓
Senior Living Class
↓
Pembelajaran Bersama Praktisi Industri
↓
Praktik dan Simulasi Caregiving
↓
PKL di Dunia Kerja
↓
Sertifikasi Kompetensi
↓
Siap Bekerja dan Berkarier
Lulusan Kompetensi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving – Senior Living Class SMKN 1 Kayuagung diharapkan menjadi tenaga terampil yang:
“Kompeten dalam memberikan layanan penunjang keperawatan dan caregiving dasar, memiliki empati dan kepedulian terhadap penerima layanan, mampu berkomunikasi secara profesional, mengutamakan keselamatan dan martabat manusia, menerapkan budaya kerja industri, adaptif terhadap teknologi, serta siap bekerja dan berkembang di bidang senior living dan caregiving.”
Belajar dengan Empati.
Terampil dalam Melayani.
Mengutamakan Keselamatan dan Martabat.
Berkarakter dan Profesional.
Siap Menjadi Caregiver Masa Depan.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini